Rabu, 04 Maret 2020

Artikel Sejarah Indonesia

Sejarah Indonesia

Sejarah adalah kejadian yang terjadi pada masa lampau yang disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan berbagai peristiwa. Peninggalan peninggalan itu disebut sumber sejarah.
Dalam bahasa Inggris, kata sejarah disebut history, artinya masa lampau; masa lampau umat manusia. Dalam bahasa Arab, sejarah disebut sajaratun, artinya pohon dan keturunan. Jika kita membaca silsilah raja-raja akan tampak seperti gambar pohon dari sederhana dan berkembang menjadi besar, maka sejarah dapat diartikan silsilah keturunan raja-raja yang berarti peristiwa pemerintahan keluarga raja pada masa lampau.


Sejarah terus berkesinambungan sehingga merupakan rentang peristiwa yang panjang. Oleh karena itu, sejarah mencakup
  • perkembangan

masyrakat yang awalnya hanya sebagai petani perlahan - lahan mulai berganti profesi menjadi pegawai negeri. perkembangan ini sudah dibilang terlambat karena masyrakat sekarang sudah mulai merasakan zaman sudah banyak yang berubah dari zamab dahulu.
  • kesinambungan

masyrakat masih membudayakan budaya lama yang masih dipakai hingga sekarang sehingga masyrakat tersebut sulit untuk menerima masuknya perkembangan zaman yang baru.
  • pengulangan

peristiwa yang pernay terjadi di zaman dahulu kemungkinan akan bisa terjadi lagi karena pengaruh waktu yang mungkin akan mengakibatkan pengulangan itu terjadi lagi
  • perubahan

biasa masyrakat melakukan perubahan yang ber ramai - ramai semasyrakat untuk meinginkan sesuatu yang baru, karena mungkin ketidakpuasan terhadap 1 hal yang lama.

Ada tiga aspek dalam sejarah, yaitu
1.Masa lampau

Masa lampau adalah kejadian yang abadi dan tidak dapat diubah, serta selalu dikenang dan dibuatkan catatan untuk dapat dipelajari.

2.Masa kini

Masa kini adalah untuk dipahami setiap peristiwa dan bertujuan agar suatu peristiwa yang tidak diinginkan tidak terulang untuk kemajuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

3.Masa yang akan datang

Masa yang akan datang adalah peristiwa dapat dijadikan pedoman hidup suatu bangsa agar lebih berguna dan lebih berhati - hati, serta dapat bijaksana dalam bertindak dan dalam mengambil keputusan.
Masa lampau dijadikan titik tolak untuk masa yang akan datang sehingga sejarah mengandung pelajaran tentang nilai dan moral.